Ahad, 29 April 2012

Sepi Sendiri


Sepi,
Tiada berbunyi,
Berbisik sayu,
Hati mula memujuk sayu,
Gersang,
Pantas ia menjadi sepi,
dan kembali,
Sepi...

Malam tiada bintang dan bulan,
Gelap tiada bercahaya,
Hanya sebuah ilusi,
Memerangkap lagu sepi,
Mengikut irama sendu di hati,
Apakan daya, 
Itu takdirnya...

Jauh,
Meratapi segaris luka di hati,
Lemah longlai,
Tidak bermaya lagi,
Apakan daya,
Sepi kembali...

Sampai bilakah kesepian ini,
Merajai di segenap dimensi hati,
Yang di kala ini,
Di rundung sepi...

Masihkah ada cahaya,
Untuk menerangi,
Untuk menemani kehidupan ini,
Dengan warna warni duniawi,
Bersama melangkah ke ukhrawi,
Dengan senang hati...

Hilang di mamah sepi,
Kembali menyusuri,
Jalan yang penuh onak duri,
Sendiri,
Untuk tiba ke destinasi...

----------------------------------------
*Sajak ini di tulis untuk dimasukan ke dalam cerpen 'Cerita Hati'


Abdullah Hakimi
Blang Kreung, Aceh Besar
30 April 2012
Erti Memberi Pada Menerima

Tiada ulasan: